Saturday, 28 December 2013

Sebut saja Tulisan Singkat soal Waktu


Waktu menurutku begitu kejam. Ia tidak peduli siapa kamu, dimana kamu, dan bagaimana kamu. Yang Ia tahu hanyalah untuk terus berputar dan dapat mengiringi jalannya hidupmu. Tapi, tidak selamanya waktu bisa ku sebut ‘kejam’. Terkadang Ia juga memberi kenangan manis dalam perjalanan hidupmu, dan kenangan itu akan sulit untuk dilupakan, bahkan kenangan itu akan ada dipikiran setiap harinya.
Waktu ku sebut sebagai yang mengingatkan aku kepada sosokmu yang enggan pergi dari ingatanku, sosokmu yang hadir tatkala aku sedang dalam puncak egoku. Aku selalu menyukai saat waktu merayuku untuk kembali mengingatmu disela-sela hariku yang begitu rumit dan sibuk. Aku juga bersyukur karena waktu mengajariku bagaimana menghargai hadirnya seseorang dalam hidupku.
Aku tidak pernah mengerti mengapa waktu bergulir begitu cepat dan selalu mengibaskan rentetan harapannya. Jari jemariku masih kaku untuk dapat menggambarkan bagaimana perasaanku yang dikuasai oleh sang waktu, rasanya masih membingungkan dan sulit untuk dicerna. Seribu pongah sudah ku ucap, tapi aku masih saja asing dengan jasadku. Ingin rasanya aku kembali menengok dan memandangi dirimu yang ada dimasa laluku, yang dulu juga pernah mengukir pahit dan manisnya rasa.
Seorang pria yang ada di kehidupanku yang baru ataupun bayangan masa laluku, masih sama sama bisa membuat aku tersenyum dan tertawa geli jika teringat tentang semua yang telah dilewati bersama. Bila aku mulai terhimpit pada sosok-sosok itu, rasanya seperti ‘terjebak nostalgia’.
Benar kan? Waktu memang menarik untuk diulas dan yaahh.. bisa sedikit mengingat apa yang telah membuat lukisan dihatimu. Waktu akan hadir untuk membuatmu mengingat sosok-sosok yang pernah kamu kagumi dulu, atau sekarang. Sudahkah kamu memahami waktu?

No comments:

Post a Comment